titik leleh

kebetulan habis bikin laporan titik leleh ^^

sebenarnya apa sih titik leleh itu?

titik leleh adalah suhu dimana fase cair dan fase padat dalam keadaan setimbang dimana tekanan luar sama dengan 1 atm. idealnya titik leleh ini berada dalam 1 titik, namun kenyataannya berada dalam suatu rentang tertentu, biasanya antara 0,3 – 0,5 derajat. hal ini dikarenakan pada zat padat yang akan dilelehkan tersebut, terdapat zat pengotor, atau pada saat terjadi pelelehan zat padat mengurai karena tidak stabil.

titik leleh ini sangat penting karena merupakan standar untuk:

1. identifikasi senyawa yang tidak diketahui. suatu senyawa yang tidak diketahui dapat diidentifikasi dengan menentukan titik lelehnya. titik leleh yamg didapat dari percobaan kemudian dicocokkan dengan literatur yang ada.

2. uji kemurnian. senyawa yang telah diketahui namanya untuk lebih meyakinkan bahwa senyawa yang kita miliki benar merupakan senyawa yang dimaksud, bisa dilkukan uji kemurnian dengan uji titik leleh.

3. menentukan berat molekul dari suatu senyawa. senyawa yang belum diketahui berat molekulnya namun kita mengetahui titik lelehnya, maka untuk mencari berat molekuklnya bisa dilakukan dengan metode rsat

dewasa ini telah banyak alat penguji titik leleh yang berkembang dari mulai yang sederhana sampai yang paling modern. diantaranya adalah:

a. labu kjeldahl, labu yang berisi cairan tangas bersuhu didih tinggi kemudian dipanaskan diatas pembakar bunsen sambil di aduk-aduk. prinsip utama dari labu kjeldahl ini adalah dengan menggunakan aliran konveksi diharapkan terjadi proses distribusi panas dari sumber (api bimsen) ke padatan yang telah dimasukkan ke dalam pipa kapiler sebelumnya.

b. alat thiele, memilki prinsip yang sama dengan labu kjeldahl, namun pemanasan dilakukan di atas penangas listrik. sehingga tidak diperlukan pengadukan.

c. melting block, prinsip utama dari alat ini adalah menggunakan proses konduksi dari logam untuk penghantaran panas. pada alat ini terdapat dua luabang di bagian atas yang digunaka untuk menaruh pipa kapiler dan termometer, sementar dua lubang disamping digunakan untuk mengamati keadaan padatan yang akan berubah menjadi cairan.

d. elektrothermal, merupakan alat yang lebih modern karena pengamatan sangat mudah dilakukan. ketika mulai dan berakhirnya semua padatan mencair maka akan terdengar bunyi alarm. sehingga suhunya dapat di atur, dan pengamatan dilakukan dengan menggunakan kaca pembesar untuk lebih meyakinkan bahwa semua padatan telah menjadi cair.

About these ads

14 thoughts on “titik leleh

  1. Assalamualaikum Wr. Wb
    Mbak, saya Lusia Widyani, mahasiswa univ, Brawijaya, fakultas perkanan dan ilmu kelautan.
    mbak, terimakasih atas info tentang titik lelehnya .. kebetulan saya sekarang sedang membuat skripsi tentang titik leleh. dan info tersebut sangat bermanfaat untuk saya. Ohya, bolehkah saya tahu e-mail mbak, karena saya berharap saya mendapatkan kita dapat berbagi dan saya lebih mengetahui bahasan lebih lanjut tentang materi ini.
    Terimakasih.
    Wassalamualaikum Wr. Wb

    • sebelumnya salam kenal tiwi…;)
      makasi dah mau mengunjungi blog saya..;D

      sebelumnya saya kurang mengerti dengan pertanyaannya, “berarti dalam pengujian”??
      pengujian apa??..
      yang pasti titik lebur itu lebih berarti dalam pengujian identifikasi daripada identifikasi suatu senyawa secara kualitatif, kenapa??

      karena titik lebur mencakup kemurnian suatu zat, sebab titik lebur itu sebenarnya terdiri dalam beberapa rentang tertentu, untuk senyawa tertentu yang benar2 murni memiliki rentang titik lebur antar 0,3 – 0,5 derajat. sebab, jika ada pengotor dalam senyawa tersebut maka akan menurunkan titik lebur, dan menyebabkan rentang yang lebar.

      berbeda dengan identifikasi senyawa dengan uji kualitatitaf, misal ingin mengidentifikasi senyawa keton bisa digunakan uji legal rothera, namun perlu diingat yang memberikan hasil positif pada uji legal rothera itu tiak hanya keton saja tapi juga senyawa yang mengandung sulfida, sehingga uji kualiatatif untuk mengidentifikasi senyawa kurang akurat, karena bisa saja dalam senyawa tersbut terkandung senyawa lain.

      tapi, jika titik leleh, sampel yang tidak diketahui dapat diidentifikasi dengan cara mengetahui titik lebur yang aslinya dari pustaka, jika titik leburnya lebih rendah maka dapat dikatakan bahwa senyawa tersebut tidak murni dan mengandung pengotor

  2. sebelum saya lebih jauh lebih baik kenalan dulu kenalin nama qu rahmi, sebenarnya aku pengen banyak mengetahui tentang ini semua. aku suka banget dengan ini…….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • salam kenal rahmi…;)
      makasih dah ngunjungin blog saya..

      wwah suka yang meleleh-meleleh ya?
      hehe…
      silahkan jika ada yang mau ditanyakan dan perlu dibantu, saya bisa membantu sebatas kemampuan saya..:D

  3. assalammualaikum wr. ka :)
    sebelumnya kenalan dulu nama saya ririn ka siswi farmasi di salah satu SMK negeri di bandung ..
    ka mau tanya, bagaimana titik leleh dapat dijadikan uji identifikasi dan menentukan titik leleh zat ?
    makasih kaka ;D

  4. kebetulan saya juga lagi bikin laporan tentang penentuan titik leleh nih mbak
    kalo boleh tau, landasan teorinya sumbernya diambil dari buku apa ya mba ?
    saya kesulitan nyari sumbernya nih

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s